S1 - Komunikasi dan Penyiaran Islam
Tentang Program Studi
Yuk, cari tahu tentang S1 - Komunikasi dan Penyiaran Islam di IAIN Ternate
Visi:
"Pusat Studi Komunikasi Islam berbasis Digital dan Kearifan Lokal yang Inovatif dan Inklusif, untuk Masyarakat Kepulauan Cerdas dan Maslahat."
Misi:
Misi 1. Menyelenggarakan pendidikan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, guna menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing dalam dakwah dan komunikasi Islam berbasis media digital.
Misi 2. Mengembangkan penelitian Komunikasi dan Penyiaran Islam yang mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat kepulauan sebagai basis epistemologis, guna memperkaya khazanah keilmuan komunikasi Islam yang kontekstual dan orisinal.
Misi 3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat kepulauan melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal, guna mewujudkan masyarakat yang cerdas, berdaya, dan maslahat.
Misi 4. Membangun tata kelola program studi yang inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat kepulauan, tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun geografis, dalam mengakses pendidikan komunikasi dan penyiaran Islam.
Misi 5. Menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah, media, dan komunitas lokal dalam rangka diseminasi hasil kajian komunikasi Islam digital dan kearifan lokal untuk kemaslahatan masyarakat kepulauan.
Kompetensi:
1. Kompetensi Produksi dan Pengelolaan Media Digital Dakwah
Lulusan mampu memproduksi dan mengelola konten komunikasi serta dakwah Islam di berbagai platform media digital, seperti radio, televisi, podcast, media sosial, dan website. Mereka terampil menulis berita, membuat video/film pendek, mengedit audio, serta merancang strategi konten digital yang kreatif, inovatif, dan etis. Kompetensi ini menjadikan lulusan siap bekerja sebagai jurnalis, penyiar, konten kreator, atau pengelola media sosial berbasis dakwah.
2. Kompetensi Riset, Analisis, dan Pengembangan Keilmuan Komunikasi Islam
Lulusan memiliki kemampuan akademik yang kuat untuk merancang dan melaksanakan penelitian di bidang komunikasi dan penyiaran Islam, baik dengan pendekatan kualitatif maupun kuantitatif. Mereka mampu menganalisis wacana, konten media, dan fenomena sosial secara kritis, serta mengintegrasikan kearifan lokal masyarakat kepulauan sebagai basis pengembangan keilmuan. Kompetensi ini mempersiapkan lulusan untuk menjadi peneliti, akademisi, atau analis kebijakan media.
3. Kompetensi Manajemen, Humas, dan Kewirausahaan Media Islami
Lulusan mampu mengelola lembaga media dan penyiaran Islam, merancang program hubungan masyarakat (Humas), serta menyelenggarakan event organizer secara profesional. Selain itu, mereka dibekali jiwa kewirausahaan untuk menciptakan peluang usaha di industri kreatif, seperti mendirikan production house, biro humas, atau start-up dakwah digital. Kompetensi ini menjadikan lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja sendiri.
4. Kompetensi Dakwah dan Komunikasi Publik yang Moderat, Humanis, dan Kontekstual
Ini adalah kompetensi inti yang membedakan lulusan KPI dengan lulusan komunikasi dari kampus umum. Lulusan mampu menyampaikan dakwah Islam secara persuasif, efektif, dan moderat (wasathiyah) melalui berbagai media, baik lisan, tulisan, maupun digital. Mereka juga menguasai etika komunikasi Islam, kode etik jurnalistik, regulasi penyiaran, serta mampu merancang program literasi media dan pemberdayaan masyarakat kepulauan. Kompetensi ini membekali lulusan untuk menjadi da'i profesional, advokator, atau penggerak masyarakat yang inklusif dan humanis.
Capaian Pembelajaran:
1. Capaian Pembelajaran Bidang Keterampilan Umum
Lulusan Program Sarjana Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut:
- Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam kontek pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya
- Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur
- Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni
- Menyusun deskripsi saintifik, hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
- Mampu mengambil keputusan secara tepat, dalam konteks penyelasaian masalah di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data
- Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
- Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok melakukan supervise dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
- Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
- Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamanahkan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan mencegah plagiasi
- Mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan keilmuan dan kemampuan kerja;
- Mampu berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja (dunia non akademik);
- Mampu membaca al-Qur’an berdasarkan ilmu qira’at dan ilmu tajwid secara baik dan benar;
- Mampu menghafal dan memahami al-Qur’an juz 30 (Juz Amma);
- Mampu melaksanakan ibadah praktis dan bacaan do’anya dengan baik dan benar.
2. Capaian Pembelajaran Bidang Keterampilan Khusus
Lulusan Program Sarjana Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam wajib memiliki keterampilan khusus sebagai berikut :
- Mampu melaksanakan dakwah Islam yang persuasif, humanis dan moderat berdasarkan keilmuan dan etika dakwah
- Mampu menulis materi dakwah di media cetak, elektronik dan media on line sebagai wujud dari keahlian komunikasi dan penyiaran Islam dalam masyarakat.
- Mampu mengelola aspek teknis hubungan publik dan komunitas (public and community relation technical framework) misalnya Event Organizer, Public Relations Officer (PRO), Media Relation Officer, dan lain-lain.
- Mampu menjadi advokasi dan kebijakan media komunikasi (advocacy and policy of media and communication chanel framework) misalnya analis isi media massa, aktivis advokasi media, pembuat kebijakan dan lain-lain.
- Mampu mengelola pengarusutamaan literasi informasi (information literacy mainstreaming Framework) misalnya, trainer, juru penerang, dan lain-lain.
- Mampu menjadi da’i professionalis (Professional da’i Framework) misalnya, mubaligh, orator, penulis buku-buku Islami dan lain-lain.
- Mampu melakukan mediasi dalam mengatasi konflik sosial keagamaan, antar da’i, dann media dalam masyarakat multi agama.
- Mampu menyusun program, desain dan pengembangan media komunikasi penyiaran Islam berdasarkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
- Mampu menjalankan fungsi kehumasan pada instansi pemerintah dan swasta (tenaga PR), mengelola event-event seremonial (keprotokolan) sebagai wujud dari keahlian komunikasi dan penyiaran Islam dalam masyarakat.
- Mampu mendesain, mengelola dan mengembangkan lembaga komunikasi dan penyiaran Islam
- Mampu mengkaji berbagai regulasi yang terkait dengan program komunikasi dan penyiaran
- Mampu melaksanakan penyiaran, sinematografi, fotografi, shooting, editing, dubbing dan kegiatan komunikasi dan penyiaran lainnya.
- Mampu mengelola produksi siaran radio/televisi, media cetak dan media on line.
- Mampu menciptakan karya-karya kreatif dalam industri media seperti spot iklan radio dan televisi, desain grafis untuk media cetak dan on line, film film pendek dan dokumenter yang bernuansa Islami sebagai media komunikasi dan penyiaran Islam
Rekomendasi Jurusan
Rekomendasi jurusan yang mungkin kamu minati
Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id
Yuk, ikuti tesnya!